Apa itu augmentasi bibir permanen?

Tanggal diperbarui: 27-Nov-2022

13 menit membaca

Pendahuluan

1-lip-augmentation-b6de010f-279f-4e6f-8708-b23de58ece29.jpg

Bibir dan mata dapat menambah daya tarik wajah. Bibir yang tampak penuh adalah tanda awet muda dan membuat wajah bagian bawah terlihat lebih cantik. Tapi, penipisan yang terlihat pada bagian bibir merah adalah tanda penuaan alami.

Bibir penuh yang terlihat berisi secara merata dan alami adalah fitur wajah yang dicari banyak orang, tetapi tidak semua orang beruntung memiliki bibir yang penuh. Kabar baiknya, tidak ada yang mustahil di era teknologi maju seperti sekarang ini.

Photodamage, faktor genetik, dan merokok memengaruhi penyusutan volume, kerutan vertikal, dan lipatan mentolabial yang menonjol pada bibir. Bibir yang tipis karena genetik atau tampak tidak simetris dapat ditangani dengan cara yang sama, yaitu augmentasi jaringan lunak menggunakan filler. Gabungan teknologi dan injeksi yang canggih diperlukan untuk keberhasilan peremajaan area bibir.

Augmentasi bibir menggunakan filler kulit, seperti HA, perlu metode injeksi yang tepat untuk mengoptimalkan efek kosmetik. Selain itu, mencapai tujuan kosmetik yang rendah risiko memerlukan pemahaman yang baik mengenai bentuk dan fungsi bibir, keahlian klinis dengan berbagai metode injeksi, dan rencana perawatan yang disesuaikan.

 

Anatomi

Bibir dibagi menjadi dua bagian: "merah" dan "putih."  Bibir atas memanjang lebih rendah dari batas vermilion ke lipatan nasolabial dan lebih tinggi dari pangkal hidung ke lipatan nasolabial. Dari batas vermilion lebih tinggi ke komisura dan rahang, bibir bawah mengembang lebih tinggi secara lateral dan inferior. Garis kulit tipis yang pucat di sekitar vermilion/batas kulit circumferential menonjolkan perbedaan warna antara vermilion dan kulit normal.

Kulit yang kendur akibat usia menyebabkan bagian kulit bibir memanjang, permukaan mukosa terlihat memendek, dan bibir tampak rata secara keseluruhan. Vermillion terbalik, menghasilkan lebih sedikit cemberut di bibir. Dibandingkan dengan bibir yang lebih besar, cemberut, bibir muda, bibir milik usia lanjut memiliki tampilan dua dimensi dan rata. Struktur tiga dimensi saat muda bisa dibentuk kembali ketika volume dipulihkan. Karena kurang rentan terhadap penyusutan dari waktu ke waktu, bibir bawah biasanya kurang tipis dalam isolasi.

 

Namun, apa itu sebenarnya augmentasi bibir, filler bibir, dan plumping? Apa yang melibatkan proses ini?

Augmentasi Bibir

Augmentasi bibir adalah semacam perawatan kosmetik medis yang bertujuan untuk merubah sebagian besar tampilan dan kontur bibir dengan meningkatkan "kepenuhan" bibir. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai metode.

  • Augmentasi bibir paling sering digunakan untuk menangani berhentinya pertumbuhan sel pada bibir, baik berkaitan dengan usia maupun tiddak.
  • Augmentasi bibir menjadi lebih populer karena semakin sering disorot media dan juga tuntutan konsumen. Beberapa prosedur dapat dilakukan untuk memberikan hasil sementara, tetapi perawatan baru dengan implantasi prostesis bibir yang dapat memberikan hasil permanen semakin populer. Akibatnya, implantasi prostesis bibir padat menjadi terobosan dalam pengobatan estetika dan operasi.
  • Augmentasi bibir memperbaiki koneksi dimensi bibir ke wajah pasien dengan meningkatkan tinggi vermilion, memberikan pout (effacement), menghaluskan lipatan perioral dan kerutan, menambahkan volume, dan mengurangi kelebihan gigi yang terlihat.
  • Sebelumnya, pilihan hanya terbatas pada beberapa zat filler dan prosedur bedah. Saat ini, cairan filler baru sudah berkembang dengan cepat dan tersedia untuk ahli bedah. Pilihan ini sering dipromosikan secara langsung kepada pasien melalui beberapa saluran media. Cangkok jaringan dan pencangkokan lemak autologous juga menambah pilihan ahli bedah untuk prosedur augmentasi bibir yang sebelumnya terbatas.
  • Operasi augmentasi bibir yang ideal harus memberikan hasil yang menarik secara estetika, terkesan alami, dapat dirubah dan/atau diganti, dapat disesuaikan, dan rendah risiko.

 

Metode augmentasi bibir

  1. Filler bibir, dengan menyuntikkan dermal filler ke dalam dan sekitar mulut, adalah metode augmentasi bibir yang paling populer. Filler ini termasuk asam hialuronat, bahan kimia alami yang membuat bibir bervolume. Saat ini, sebagian besar ahli bedah plastik menggunakan filler dengan injeksi asam hialuronat sebagai agen utama untuk augmentasi bibir.
  2. Sedangkan pengisian bibir adalah prosedur sementara, implan bibir adalah alternatif yang lebih permanen menggunakan implan silikon lunak namun padat yang berbentuk seperti bibir asli. Lalu ada prosedur pencangkokan lemak dan pencangkokan jaringan yang bisa dipertimbangkan. Mari kita lihat secara lebih detail dari masing-masing teknik ini.

Filler Bibir:

Filler bibir bersifat sementara, perlu suntikan berulang dalam jangka waktu beberapa bulan untuk mempertahankan hasilnya. Ada berbagai macam filler, dua di antaranya adalah asam hialuronat (HA) dan poliakriida (PA). HA adalah filler yang paling umum, bahan kimia alami dalam tubuh yang membantu dalam penambahan volume.

Berbagai filler sementara dan permanen telah digunakan untuk membentuk bibir dan hasilnya bagus. Granuloma telah digunakan sebagai filler sementara dan permanen, dan baru-baru ini menjadi lebih umum.

Efektivitas dan keamanan filler HA telah terbukti dari pemakaiannya secara luas dan juga hasil yang ditunjukkan. Mereka adalah bagian penting dari setiap terapi kombinasi yang sukses untuk masalah penuaan wajah dan bibir.

Augmentasi bibir dengan filler adalah operasi di tempat yang memakan waktu sekitar 15-30 menit. Anda bisa langsung pulang ke rumah di hari yang sama. Ini juga merupakan pengobatan jangka pendek dan hanya bertahan selama enam hingga delapan bulan.

 

APA YANG HARUS DITANGANI

Keluhan yang paling umum adalah tampilan vermilion yang kempes (bagian merah), diikuti oleh sudut bibir yang terkulai. Gabungan keduanya membentuk tampilan wajah yang terkesan sedih. Bibir bervolume dapat dicapai dengan injeksi di bagian tepi putih untuk membuatnya terlihat lebih besar (batas vermilion)

Bibir atas biasanya lebih sering ditangani daripada bibir bawah. Teknik yang maksimal untuk augmentasi bibir ditentukan dari jenis cacat dan tujuan utama kosmetik. Augmentasi terstruktur dengan filler yang ditempatkan lebih dalam, diikuti oleh koreksi volume dengan filler permukaan sangat baik untuk bibir tipis secara genetik.

Bibir wanita terlihat sedikit lebih penuh dari rata-rata bibir pria. Bibir wanita sedikit lebih menonjol ke depan dari bibir pria, membuatnya terkesan sedikit "cemberut." Jika dilihat dari depan, bibir wanita tidak jauh lebih besar, tetapi agak menonjol ke depan jika dilihat dari samping. Saat menangani bibir pria dan wanita, kita harus mengingat hal ini. Terlalu banyak menambahkan volume pada bibir laki-laki dapat membuat area wajah menjadi tampak feminim.

Penting juga untuk memeriksa hubungan anatomi antara tinggi bibir dan gigi seri, serta hipoplasia dan tonjolan maksilaer potensial, dan juga status oklusi pasien.

 

TEKNIK PERAWATAN

Sangat penting untuk menghindari distorsi bentuk bibir. Rasa tidak nyaman akibat suntikan bisa berkurang dengan menggunakan campuran HA dan lidokain sebagai tambahan. Beberapa pasien mungkin khawatir dengan pembengkakan dan memar, dan mungkin memerlukan mandi air dingin, obat antiinflamasi nonsteroid, atau bahkan prednisolon untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

 

Keuntungan Filler Asam Hialuronat:

2-lip-augmentation-02c70dce-a3f0-4f4e-a74e-7b6ef7f5ec66.jpg

Filler asam hialuronat memiliki beberapa keuntungan:

  • Filler asam hialuronat merangsang kolagen baru, menambahkan volume dan menyamarkan garis-garis halus.
  • Asam hialuronat merupakan komponen alami dari jaringan ikat, berhubungan dengan penyembuhan luka dan regenerasi kulit.
  • Temuan klinis dan histologis menunjukkan bahwa asam hialuronat yang ditautkan silang merupakan alat yang aman dan efektif untuk pembesaran bibir.
  • Dokter dapat mengontrol volume zat yang disuntikkan, dengan demikian, volume bibir juga terkontrol.
  • Suntikan dapat dilakukan berkai-kali sampai hasil yang diinginkan tercapai.
  • Benjolan yang muncul karena gerakan bibir dapat dilarutkan dengan mudah.
  • Memar berkurang jika dibandingkan dengan dermal filler lainnya.
  • Hasil cukup tahan lama, meskipun tidak permanen.
  • Tidak mungkin terjadi reaksi alergi karena filler asam hialuronat terbuat dari zat yang mirip dengan yang ada dalam tubuh. Tetapi dokter harus diberitahu jika Anda alergi terhadap lidokain.

 

PEMILIHAN PASIEN DAN HASIL

Konsultasi secara menyeluruh mengenai penjelasan keuntungan, batasan, dan efek samping dari pembentukan ulang bibir sangat membantu dalam mencapai hasil yang diinginkan. Karena banyak pasien yang tertutup tentang operasi mereka dan tidak ingin menceritakan terapi yang dijalani, membahas efek langsung dari proses augmentasi bibir, seperti pembengkakan dan memar, adalah bagian penting dari konseling.

Waktu pemulihan, yang dapat berlangsung selama dua hari hingga dua minggu, harus ditangani; baru-baru ini penggunaan kanula bisa membantu menguranginya daripada jarum. Apa yang diinginkan pasien mungkin tidak benar-benar terwujud, oleh karena itu penting untuk menetapkan harapan bagi mereka.

Dokter akan mengevaluasi simetri dan kontur bibir Anda, serta keseimbangan wajah Anda secara keseluruhan, selama prosedur augmentasi filler bibir. Kemudian menentukan daerah mana dari bibir yang perlu diisi dan dipenuhi. Filler kemudian disuntikkan ke bibir atas atau bawah, atau keduanya. Gel filler mendukung dan membentuk jaringan bibir.

 

Implan Bibir

Implan, alternatif yang lebih permanen, ditempatkan di bawah lemak bibir dan di atas otot bibir. Letaknya di terowongan sempit yang dibuat oleh ahli bedah dan disesuaikan dengan implan. Biasanya, ahli bedah membuat sayatan di sudut mulut, tetapi tergantung pada metodenya, mereka dapat memilih lokasi lain di bibir.

Implan bibir bertujuan untuk mengembalikan tampilan yang lebih muda dan estetis ke area perioral.

Bentuk implan bibir yang paling umum adalah GORE-TEX, SoftForm, dan AlloDerm. Perawatan di klinik membutuhkan waktu sekitar 30 menit, kemudian Anda bisa langsung pulang di hari yang sama.

 

Area bibir/peri-oral yang ditangani dengan implantasi bibir:

  • Penurunan tinggi vermilion
  • Penurunan pout (kurangnya effacement)
  • Garis perioral dan kerutan
  • Penurunan volume (atrofi lemak dan otot)
  • Kelebihan gigi yang terlihat

Meskipun berbagai bahan implan telah tersedia, sekarang ada beberapa jenis implan yang dapat digunakan dengan aman, tergantung pada dokter bedah dan/atau preferensi pasien.

 

A. Implan Autogenous

  • Lemak - Umumnya dikumpulkan bersamaan dengan sedot lemak wajah, leher, atau tubuh Lemak biasanya dimasukkan dengan metode injeksi atau kanula, mirip dengan augmentasi filler.

CATATAN: Karena tingkat penyerapan/ketahanan yang tidak dapat diprediksi, augmentasi lemak dapat menyebabkan pembengkakan persisten, asimetri, atau penampilan nodular, terutama di area bergerak seperti bibir.

 

  • Sistem muskuloaponeurotik superfisial (SMAS) – diambil bersamaan dengan facelift
  • Fasia postauricular – fasia otot temporalis
  • Jaringan parut (bekas luka facelift/neck lift sebelumnya)

 

B. Implan Alloplastik

Augmentasi bibir menggunakan implan alloplastik adalah prosedur yang hemat biaya, tahan lama, dan tampak menarik secara estetika. Prosedur ini memiliki sedikit efek samping bila dibandingkan dengan penanganan suntik filler berulang.

  • Politetrafluoroetilen yang diperluas
  • Silikon – tersedia secara komersial dalam tiga diameter (3, 4, dan 5 mm) dan tiga panjang (55, 60, dan 65 mm). Prostesis selebar 4 mm adalah ukuran standar yang paling sering digunakan dalam praktiknya.

Untuk mengoptimalkan hasil kosmetik dan mengurangi masalah, ahli bedah harus berhati-hati dalam memilih ukuran implan yang sesuai. Untuk memulai, ukur jarak antara komisura bibir basah-kering dengan bibir yang sedikit terpisah menggunakan penggaris yang sesuai (misalnya, penggaris kertas).

CATATAN: Jangan mengukur bibir pasien ketika mulut pasien terbuka. Panjang prostesis yang ideal yaitu beberapa milimeter lebih pendek dari jarak komisura-komisura. Hal ini cukup tidak biasa untuk ukuran implan bibir atas dan bawah berbeda karena kelengkungan kurva bibir atas dibandingkan dengan bibir bawah.

 

Keuntungan Implan

Keuntungan utama dari augmentasi bibir permanen adalah bahwa hal itu permanen. Teknik ini memiliki durasi ketahanan yang lebih lama daripada filler sementara yang akhirnya bisa hilang di tubuh. Selain menawarkan penebalan bibir permanen, efeknya lebih dipercantik daripada dermal filler, menjadikannya pilihan yang sangat tepat untuk orang-orang dengan bibir tipis.

 

Kontraindikasi implan Bibir

Pertama, implan bibir tidak akan memperbaiki asimetri bibir yang sebelumnya sudah ada, penanganan paling baik adalah dengan filler seperti asam hialuronat.

Kedua, bibir "silet-tipis", di mana jaringannya tidak memadai atau vermilion yang tidak memungkinkan bahkan dengan implan alloplastik terkecil (3 mm) dari pengukuran, adalah kontraindikasi relatif untuk implan bibir.

Pada pasien dengan bibir tipis, hasil implan dapat terlihat jelas karena distensi mukosa yang parah, atau mereka mungkin berisiko lebih tinggi terkena ekstrusi atau infeksi dengan gerakan bibir tertentu pasca operasi. Jika seorang pasien ingin melakukan augmentasi bibir dengan implan alloplastik tetapi memiliki bagian bibir putih yang panjang dan tidak normal dan juga bagian bibir merah tipis, ahli bedah harus terlebih dahulu melakukan operasi penarikan bibir dan/atau memajukan mukosa dalam 3 hingga 6 bulan sebelum implantasi bibir.

 

Persiapan untuk implan bibir

  • Obat

Seperti halnya perawatan kosmetik lainnya, pasien diinstruksikan untuk tidak merokok dan menggunakan obat pengencer darah selama 1 hingga 2 minggu sebelum operasi. Beberapa ahli bedah akan meresepkan obat antivirus satu hari sebelum operasi dan selama sepuluh hari sesudahnya untuk menghindari lesi herpes pascatrauma, terutama pada pasien dengan riwayat zoster/herpes zoster.

  • Menandai

Untuk memulai, ahli bedah harus mengukur bibir untuk memastikan ukuran implan yang tepat; pengukuran diambil dari komisura oral ke komisura oral di sepanjang persimpangan bibir bagian merah yang basah-kering. Implan yang terlalu pendek akan memiliki ujung meruncing yang hanya terlihat sedikit dari komisura. Persimpangan basah-kering bibir bagian merah harus ditandai untuk memastikan kantong pembedahan yang konsisten.

Sementara implantasi bibir dapat dilakukan dengan anestesi umum, sebagian besar ahli bedah lebih suka melakukannya di bawah anestesi lokal.

 

Komplikasi implan bibir

Implan bibir adalah alternatif jangka panjang yang rendah risiko untuk augmentasi bibir dengan tingkat kepuasan yang tinggi; namun demikian, pasien dengan implantasi bibir harus diberitahu kemungkinan bahayanya, meliputi:

  • Malposisi (7 hingga 10%):

Malposisi adalah konsekuensi paling umum dari implantasi bibir, yang kemungkinan besar disebabkan oleh tunneling yang tidak merata di bidang submukosa atau asimetri dalam penyisipan.

  • Ekstrusi (kurang dari 1%):

Jika ada asimetri yang signifikan dan keruntuha luka, implan dapat mengalami ekstrusi. Ekstrusi ini dapat dihindari dengan memilih ukuran implan yang benar, menjaga bidang diseksi yang baik, menjaga kantong submukosa kecil/sempit, dan menutup sayatan komisura dengan teknik jahitan yang sangat baik.

 

Catatan: Selama beberapa hari pertama setelah implantasi, minta pasien untuk menghindari gerakan berlebihan di daerah implan (misalnya, mengobrol, mengunyah, memijat) juga dapat membantu mencegah malposisi/ekstrusi.

  • Perlu revisi/penyesuaian ukuran (1 hingga 10%)
  • Kontraktur Kapsuler (1%):

Implan politetrafluoroetilen yang diperluas, khususnya, telah ditemukan menyusut dan berkontraksi seiring waktu, menghasilkan bentuk yang tidak rata dan seringkali asimetris. Akibatnya, sebagian besar penggunaannya tidak disukai.

  • Infeksi (kurang dari 1%):

Infeksi jarang terjadi, namun dapat terjadi dengan semua jenis implan; umumnya diobati dengan antibiotik sistemik, tetapi pengangkatan implan mungkin diperlukan jika infeksinya parah.

  • Ketidakpuasan (1%)
  • Edema dan ekchymosis yang berkepanjangan (mayoritas sembuh antara 1 hingga 2 minggu)

 

Lemak, Cangkok Jaringan

  • Pendekatan ketiga, yang dikenal sebagai augmentasi bibir autologous, melibatkan penggunaan lemak dan jaringan Anda sendiri untuk memberikan volume ke bibir Anda. Perawatan ini sama seperti dua sebelumnya, dilakukan di klinik dokter. Pencangkokan lemak termasuk sedot lemak dari perut Anda. Operasi ini dilakukan di bawah anestesi lokal, berlangsung sekitar 60-90 menit. Bibir yang diperbesar dengan lemak mempertahankan kekenyalan mereka setidaknya selama lima tahun.
  • Pencangkokan jaringan termasuk penggunaan dermis atau lapisan kulit yang lebih dalam, seringkali dari dinding perut atau kulit kepala; namun, terkadang jaringan diambil sebagai produk sampingan dari prosedur lain (pengurangan perut, pengurangan payudara, dan face-lift). Ini juga memakan waktu sekitar satu jam, dengan ketahanan hingga lima tahun.
  • Pendekatan sederhana untuk augmentasi bibir menggunakan lemak autologous ditunjukkan. Anestesi lokal diberikan ke daerah yang digunakan untuk sedot lemak serta lokasi perioral yang akan menerima cangkok. Lemak diekstraksi menggunakan jarum besar dan jarum suntik, dicuci dengan kain kasa jala, dimasukkan ke dalam jarum suntik, dan disuntikkan ke jaringan bibir.
  • Lemak yang tegang disimpan dalam terowongan horizontal di dalam bibir melalui beberapa lintasan dengan jarum kecil. Suntikan berikutnya diberikan setidaknya setiap 3 bulan. Pembengkakan bibir bersifat sementara, dan augmentasi bibir permanen berkembang setelah dua hingga tiga kali perawatan cangkok.

 

Filler bibir adalah pilihan yang paling murah, sementara perawatan cangkok lemak dan jaringan adalah yang paling mahal. Pada kedua situasi, perubahan bisa segera terlihat.

Meskipun bibir harus tampak alami setelah penyembuhan, yang terbaik adalah menghindari penggunaan lipstik atau kosmetik serupa setelah operasi. Salah satu keuntungan utama dari kedua operasi ini adalah karena lemak atau jaringan dikeluarkan dari tubuh Anda sendiri, Anda tidak mungkin mengembangkan respons alergi atau menolak jaringan.

 

Memilih Dokter Anda

3-lip-augmentation-d506569d-111c-4ab2-a06a-bb8a13b542e3.jpg

Memilih dokter bedah yang tepat adalah faktor penting ketika mempertimbangkan augmentasi bibir. Anda harus menemukan dokter yang kompeten dan sangat terampil dalam memberikan injeksi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadi kesalahan pada bibir dan wajah Anda.

Augmentasi bibir dapat dilakukan oleh berbagai profesional, termasuk ahli bedah plastik, dokter kulit, dan ahli bedah wajah kosmetik. Bagaimana cara Anda memilih siapa yang akan dikunjungi?

Ketika datang untuk memilih ahli bedah yang tepat, pertimbangan seperti pelatihan dan pendidikan dokter, jumlah operasi yang telah mereka lakukan, dan jika mereka adalah anggota bersertifikat dari asosiasi medis khusus, semua memainkan peran.

Prasyarat:

Dokter dapat memberi Anda saran tentang pilihan augmentasi bibir terbaik, jadi Anda harus jujur dengan mereka. Seperti pembahasan sebelumnya, jika Anda alergi terhadap lidokain, beri tahu dokter sebelum operasi. Hal yang sama berlaku untuk alergi lain yang diketahui, obat-obatan saat ini, termasuk resep obat dan vitamin yang dijual bebas, dan juga kasus herpes oral sebelumnya.

Dalam kasus infeksi saat ini, operasi tidak dianjurkan jika Anda memiliki herpes oral, diabetes, lupus, atau masalah pembekuan darah. Untuk menjalani augmentasi bibir, Anda juga harus berada dalam kondisi fisik yang baik dan bukan perokok.

 

Hasil pasca prosedur

Edema, memar, dan ekimosis adalah kemungkinan efek samping dari operasi augmentasi bibir. Nodul dan benjolan dapat dipijat atau dihilangkan dengan suntikan hyaluronidase, meskipun ini adalah komplikasi yang sangat tidak biasa. Meskipun suntikan intravaskular dapat menyebabkan blansing cepat, sirkulasi kolateral bibir bisa meminimalisirnya. Kompres hangat, hyaluronidase, dan nitrogliserin topikal adalah perawatan yang efektif. Antivirus oral efektif dalam mencegah reaktivasi herpes (acyclovir, famciclovir atau valaciclovir)

Jika produk disuntikkan terlalu dalam, maka dapat menyebabkan benjolan, tetapi jika disuntikkan terlalu agresif, maka bisa menyebabkan ketidakteraturan atau kasar.

 

KESIMPULAN

Operasi augmentasi bibir adalah prosedur kosmetik yang dapat membuat bibir Anda lebih penuh dan berisi. Augmentasi bibir dengan suntik dermal filler saat ini menjadi prosedur yang paling banyak digunakan. Augmentasi bibir dengan suntik filler memberikan hasil yang cepat dengan waktu pemulihan yang sebentar. Augmentasi bibir dengan filler dapat dicapai dengan menyuntikkan bahan ke salah satu atau semua bagian anatomi bibir, memberikan hasil yang bisa disesuaikan dan diprediksi. Salah satu filler yang paling banyak digunakan adalah HA.

Artikel

Artikel Lainnya